
Semifinal leg pertama Liga Champion antara Inter milan vs Barcelona sudah usai,,
Tinta sejarah sudah tertulis, dimana Inter milan mengalahkan Barcelona dengan skor 3-1
Apakah judul blog kali ini related dengan hasil pertandingan tersebut??
Silahkan merujuk pada beberapa situs olahraga terkemuka apabila anda mengharapkan akan ulasan mendetail pertandingan itu.
Beberapa analisa komentator dunia memilih untuk mentasbihkan Mourinho, sebagai "Hail Wonder" , dimana dengan faktor taktiknya yg jitu, mampu meluluhlantakkan Barcelona. Beberapa faktor memang menjadikan issue ini sangat masuk akal, dimana dari segi kualitas pemain, tipe permainan antar tim, dan rekor pertemuan memang menjadikan Barcelona unggulan. Hanya, mari tidak lupakan bahwa pertandingan semalam sarat dengan faktor non-teknis. Beberapa faktor, mulai dari faktor alam ( menjadikan barca harus melalui perjalanan darat selama 10 jam ), faktor stadium kandang dimana Mourinho tidak terkalahkan selama beberapa tahun terakhir, serta tak lupa faktor official pertandingan,,
Namun ada faktor lain yg sering orang lupakan dalam sebuah kebolehjadian kehidupan, "Doa dan Harapan"
Sangat jarang dalam kehidupan modern saat ini orang melupakan faktor Doa dan Harapan. Dalam pertandingan semalam pun demikian. Kenapa saya mengambil judul When three become one itu karena faktor semifinalis liga champion yg lainnya yaitu Bayer Muenchen dan Lyon, berharap bahwa juara musim lalu itu terpleset di tangan Inter Milan. Siapapun kalau boleh memilih antara Inter Milan dan Barcelona sebagai calon lawan, tentu akan memlilih Inter Milan. Alasan ini diperkuat dengan beberapa statistik di bawah ini.
Statistik musim ini
Dari data statistik, Barcelona jelas jauh mengungguli Inter milan musim ini. Berikut beberapa fakta menarik statistik Barca pada UCL season 09/10
FC Barcelona
Goal 19
Goal conceded 10
Yellow card 18
Red card 1
Shoot on Goal 84
Shoot Wide 61
Offside 33
Corner 59
Freekick 147
Posseion avg 66%
Top goalscorers
Rank Player Goals Pld
1 Messi 8 8
2 Pedro 4 8
3 Ibrahimović 4 9
4 Bojan 1 4
5 Piqué 1 10
Bila dibandingkan dengan statistic Inter Milan
FC Internazionale Milano
Goal 15
Goal conceded 8
Yellow card 26
Red card 1
Shoot on Goal 59
Shoot Wide 58
Offside 52
Corner 39
Freekick 168
Posseion avg 47%
Rank Player Goals Pld
1 Milito 4 9
2 Sneijder 3 9
3 Stanković 2 11
4 Eto'o 2 11
5 Balotelli 1 8
Dari data teknis di atas menunjukkan bahwa Barcelona memang lebih superior dibanding Inter milan. Semua faktor yg berhubungan dengan serangan ( Goal, Shoot on goal,CK,FK,etc ) Barcelona mengungguli Inter. Dari sisi daftar pencetak gol pun demikian. Raihan 8 gol dari 8 kali bertanding membuat Lionel Messi menjadi momok bagi lawan Bacelona. Bandingkan dengan top skor inter yg "hanya" mampu melesakkan 4 gol. Itu pun dari 9 kali bermain.
Apa yg terjadi semalam, mungkin adalah semua akumulasi dari Doa dan harapan dari kubu Inter, selaku Tim dengan ambisi lolos ke final, dan gabungan dari bayern Munchen-Lyon, selaku calon lawan di Final. Beberapa kunjungan saya ke forum fans kedua tim terakhir juga mensyukuri atas hasil leg 1 inter-barca. Seakan-akan mereka sudah pupus harapan apabila di final bertemu Barcelona. Sekedar catatan saja, kekalahan 3-1 ini merupakan catatan kekalahan terburuk bagi Barcelona semenjak diasuh Pep Guardiola. Sebelum pertandingan dimulai saya berujar pada salah satu rekan saya, memprediksi Inter-Barca bagaikan semudah membalikkan telapak tangan. Namun, apa jadinya bila tangan yg hendak diputar adalah tangan Jose Mourinho, dibatu dengan doa dari Bayern dan Lyon?
Well, apakah kekuatan non-teknis mampu mengalahkan kekuatan teknis??
Mari kita tunggu 90 menit kedua di Camp Nou.
Beberapa tambahan penulis:
1. Barcelona memang memakan jalan darat selama 10 jam dengan menaiki bus, namun demikian meinilik pertandigan terakhir dimana mereka mengistirahatkan beberapa pemain kunci, tidak bisa menjadikannya kambing hitam, baik secara fisik maupun mental. Hal ini diperkuat karena Inter sendiri harus menjamu Juventus dalam pertandingan sarat emosi dan gengsi dengan memainkan starting eleven yg sama dengan ketika berjumpa Barca.
2. Wasit ditengarai merugikan Barca pada pertandingan ini, hal ini tidak penulis pungkiri. Namun masi ingatkah anda akan kasus Andres Frisk yg pensiun dari korps berbaju hitam??
3. Mourinho memperpanjang "rekor tidak terkalahkan di kandang" dalam CL menjadi 3 tahun.
4. Inter membuat Win streak Record di Champion league dengan 6 kemenangan berturut-turut
semenjak awal milenium ini.
5. Kekalahan 3-1 merupakan kekalahan terbesar barca di CL league semenjak ditangani Pep Guardiola
6. Sebanyak 6 kartu kuning yg diterima pemain Barca merupakan rekor terbanyak mereka di CL semenjak ditangani Pep Guardiola
2 komentar:
Wah gokil bos statistiknya? Dapet dari mana tuh? Ngalah2in skripsi aje.. Wkwkwkwkwk...
Btw, apakah akan terjadi keajaiban di camp nou? Moga2 Inter bisa nahan Barca deh.. Dah lama ga liat Inter di FInal UCL..
wkwk,,
giliran ginian gw niad yak,,haha,,
ambil dari history tu dua klub beberapa tahun trakhir,,
Klo kita butuh keajaiban, mari berharap (untuk kesekian kalinya) pada Jose mourinho. :)
Poskan Komentar